Busway Mei 12, 2008
Posted by Yance Arizona in Catatan Perjalanan.Tags: Puisi
trackback
Kau tetap saja menjinjing tas putih dengan tangan kirimu
Ku intip, ternyata berisi buku dan beberapa komik
Tak sedikitpun kau menoleh ke belakang
Tangan kananmu kau gantungkan lunglai
Tapi cukup membuatmu tegak bertahan
Dari situ aku tahu kau memiliki tanda di lengan kanan
Juga di jari kaki kiri manis-mu
Saat kau terjepit aku merasa terhenyak
Merasakan sesuatu yang belum menjadi hak-ku
Mungkin juga bukan !
Aku heran, mengapa selalu tiga bulan sekali
Demikian sejak setahun aku di sini
Namun kini kau diam memberi arah
Di sanalah festival-festival akan berlangsung
Tetap belum bertegur sapa
Bila jalan belum mempertemukan
Demikian juga dengan Perjalanan
Haloo bos… siatu yang dalam puisi angku ko..
btw..arfilis ka nikah lai..